Sunrise di Gunung Lembu Purwakarta: Perfecto!


Oleh: Mahfud Achyar

Sunrise di gunung Lembu Purwakarta
Sunrise di gunung Lembu Purwakarta

Keindahan alam Indonesia seakan takada habis-habisnya untuk terus dikagumi. Apalagi dengan dengan adanya media sosial, orang-orang dapat saling mengabarkan tentang objek wisata yang belum populer namun sangat patut untuk dikunjungi. Salah satu objek wisata yang saat ini menjadi incaran dan obrolan travellers yaitu pesona gunung Lembu di Purwakarta, Jawa Barat.

Gunung Lembu memang tidak setinggi gunung Semeru di Jawa Timur atau gunung Ciremai di Jawa Barat. Kendati demikian, gunung Lembu memiliki keunikan yang spesial yang barangkali tidak dimiliki oleh gunung-gunung lain. Gunung Lembu yang memiliki ketinggian hanya 780 mdpl (meter dari permukaan laut) seringkali dianggap bukit oleh banyak orang. Namun jika merujuk pada pendapat Encyclopedia Britannica, definisi gunung yaitu bagian dari permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dengan ketinggian minimal 2000 kaki (610 m). Jadi secara definisi, gunung Lembu sudah layak disebut gunung!

Seperti kegiatan alam pada umumnya, sebelum Anda memutuskan untuk mendaki gunung Lembu, sebaiknya Anda perlu mempersiapkan segala sesuatu yang menunjang aktivitas Anda selama berada di alam bebas; mulai dari persiapan fisik,  persiapan mental, hingga persiapan logistik. Jangan pernah meremehkan alam dan jangan pernah berpikir untuk menaklukkan alam. Sebab bukan alam atau gunung yang harus kita taklukki melainkan diri kita sendiri. Jadi mari belajar menjadi pendaki yang bijak!

Untuk mencapai lokasi gunung Lembu sebetulnya tidak begitu susah. Akses ke sana bisa Anda jangkau dengan mudah menggunakan kereta api atau kendaraan pribadi. Bagi Anda yang berdomisili di Jakarta, Anda bisa menggunakan menggunakan kereta api kelas ekonomi dari stasiun Kota dengan merogok kocek sebesar Rp 6.000 dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Kereta menuju Purwakarta biasanya berangkat dari stasiun Kota sekitar pukul 10. Jadi jangan sampai ketinggalan kereta ya!

Perjalanan menuju Purwakarta memang cukup panjang, namun waktu akan terasa pendek bila Anda gunakan untuk berbincang-bincang dengan teman seperjalanan atau mungkin juga bisa tidur. Hal yang paling penting dari itu semua adalah, Anda harus menikmati perjalanan Anda.

Tiba di stasiun Purwakarta, Anda bisa menyewa mobil pick up yang akan mengantarkan Anda ke pos pendakian gunung Lembu di desa Panyindangan, kecamatan Sukatani, Purwakarta dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Sepanjang perjalanan, mata Anda akan dimanjakan dengan pemandangan kabupaten Purwakarta yang dari tahun ke tahun semakin ciamik. Tidak hanya itu, Anda juga akan disambut dengan hamparan sawah serta bukit-bukit yang menjulang kokoh. Medan yang menanjak dan menurun sesekali melahirkan sensasi butterflies in stomach, seakan sedang menaiki wahana roller coaster.

Setelah tiba di pos pendakian, Anda wajib mendaftarkan kelompok Anda dengan membayar retribusi sebesar Rp 10.000/orang. Menariknya, Anda takperlu takut tersasar saat pendakian karena Anda akan dibekali peta jalur pendakian yang akan memudahkan Anda untuk mencapai puncak gunung Lembu. Sebelum pendakian, saatnya Anda meregangkan otot dengan pemanasan, berdoa, dan mari melangkah!

Jalur pendakian gunung Lembu terbilang curam. Namun Anda tidak perlu khawatir karena sekitar 45 menit mendaki, Anda akan sampai di pos 1. Di sana ada dua warung yang menjual es kelapa muda yang mampu menyegarkan dahaga para pendaki.  Durasi pendakian ke puncak gunung Lembu sekitar 2,5-3 jam bergantung kemampuan fisik dan bergantung lama atau tidaknya kita beristirahat. Namun disarankan jangan terlalu lama beristirahat. Segera angkat tas ransel dan carrier!

Vegetasi di gunung Lembu didominasi pohon bambu yang rindang serta pohon-pohon khas hutan tropis. Jika pada musim kemarau, tanah di sepanjang jalur pendakian gunung Lembu kering dan berdebu. Pun demikian, dengan langkah yang riang dan gembira Anda akan menikmati pendakian di salah satu gunung yang memiliki view sunrise terbaik di Indonesia.

Pendakian yang terasa lama dan melelahkan seakan tidak ada artinya bila kita melihat indahnya pemandangan waduk Jatiluhur dari atas puncak gunung Lembu. Sepanjang mata memandang yang terlihat waduk Jatiluhur yang sangat luas laiknya lautan. Salah satu bagian terbaik di gunung Lembu adalah pada saat sunrise. Para pendaki duduk di atas batu cadas yang luas dengan menghadap ke arah timur. Perlahan namun pasti, sinar mentari pagi mulai memancar dengan indah pertanda hari baru telah dimulai. Menyaksikan keindahan pagi dari puncak gunung Lembu membuat Anda bersyukur betapa beruntungnya kita menjadi orang Indonesia. Tuhan menciptakan negeri ini dengan semilyar pesona. Selamat bertualang! Salam lestari!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s