Belajar Social Entrepreneur dari Muhammad Yunus


“If you go out into the real world, you cannot miss seeing that the poor are poor not because they are untrained or illiterate but because they cannot retain the returns of their labor. They have no control over capital, and it is the ability to control capital that gives people the power to rise out of poverty.”

– Muhammad Yunus, Banker to the Poor: Micro-Lending and the Battle Against World Poverty.

Muhammad Yunus Source: www.cdn2.yourstory.com
Muhammad
Yunus
Source: http://www.cdn2.yourstory.com

Lahir di Chittagong, East Bengal, kini Bangladesh pada tanggal 28 Juni 1950, Muhammad Yunus mulai menekuni bidang social entrepreneur sejak tahun 1974 dengan mengembangkan konsep kredit mikro, yaitu pengembangan pinjaman skala kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu meminjam uang dari bank umum. Ia menamakan program tersebut dengan sebutan Grameen Bank.

Misi Muhammad Yunus melalui program Grameen Bank adalah untuk mengentaskan permasalahan kemiskininan di negaranya, Bangladesh. Pada tahun 2006, ia menerima penghargaan nobel perdamaian berkat usahanya dalam memenangkan perperangan melawan kemiskinan. Grameen Bank merupakan organisasi unik yang didirikan dengan tujuan utama menyalurkan kredit mikro bagi masyarakat miskin. Melalui program tersebut, sekitar 47 ribu lebih pengemis di Bangladesh telah terbantu. Ribuan pengemis di Bangladesh sudah mampu mandiri dengan menjadi pengusaha kecil, tanpa meminta-minta lagi.

Ada enam hal penting yang dapat kita pelajari dari Muhammad Yunus dalam mengembangkan social entrepreneur seperti yang dilansir media online social.yourstory.com:

1. Fokus pada masyarakat yang belum terlayani dan kurang terlayani

Muhammad Yunus yang awalnya hanya seorang dosen yang ingin membantu seorang ibu dari keterpurukan, kini telah mampu memberi sesuatu yang jauh melebihi apa yang dibayangkannya, mengentaskan kemiskinan di negerinya.

2. Memiliki mimpi besar

Muhammad Yunus sejak kecil sudah berkeinginan besar untuk membantu menyelesaikan persoalan di negaranya. Ketika dewasa ia pun mendirikan Grameen Bank dengan harapan dapat membantu jutaan masyarakat agar terlepas dari kemiskinan.

3. Kolaborasi adalah kunci untuk pertumbuhan

Grameen Bank bekerja sama dengan beberapa mitra untuk mewujudkan mimpi besar Muhammad Yunus dalam mengembangkan konsep bisnis sosial.

4. Diversifikasi

Akhir tahun 1980-an, Grameen Bank mulai diversifikasi proyek-proyek lain untuk menumbuhkan dan mengembangkan organisasi yang ia kelola.

5. Terus membantu orang lain

Grameen Bank terus menciptakan bisnis sosial yang sejenis di seluruh dunia. Ia juga membantu lembaga-lembaga social entreprise seperti pengusaha sosial muda di bawah usia 25 tahun serta mengembangkan ide-ide bisnis sosial mereka.

6. Siap untuk dicela

Muhammad Yunus takjarang menuai kritik dari berbagai bidang. Ia bahkan diminta untuk mundur sebagai Managing Director of Grameen Bank karena dianggap tidak mumpuni. Namun ia terus maju memberikan yang terbaik.

Kisah Muhammad Yunus adalah bukti bahwa ketulusan yang disertai pengabdian akan memberikan hasil yang luar biasa. Apa yang bisa kita petik dari kisah Muhammad Yunus ini? Mulailah segala sesuatu dari yang sederhana, dari yang kecil, dari apa yang kita bisa. Asal dapat memberi manfaat bagi orang lain, dampaknya akan terus menular dan berkembang menjadi kebaikan yang akan terus menjadi besar. Muhammad Yunus adalah contoh nyata dan teladan pribadi yang luar biasa. Dia dapat memanfaatkan ilmu yang dimiliki, empati, serta cintanya yang besar terhadap kehidupan untuk menjawab kebutuhan banyak orang di sekelilingnya dengan solusi sederhana pada awalnya. [Source: info biografi]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s