Social Movement: Idea + Colaboration + Suistainabilty


By: Mahfud Achyar, Indonesia

4.4.13_Communique_SocialCover_FinColor

Gerakan sosial (social movement, Eng) adalah gerakan yang dilakukan oleh suatu kelompok atau organisasi yang secara spesifik berfokus pada isu-isu sosial untuk mengubah suatu keadaan menjadi lebih baik lagi dibandingkan kondisi sebelumnya. Mereka berkumpul untuk membicarakan ide-ide segar untuk diapilikasikan menjadi kerja-kerja nyata untuk perubahan dalam berbagai sektor.

Social movement bermula dari kegelisahan sekolompok masyarakat terhadap fenomena yang terjadi di sekitarnya seperti kemiskinan, pendidikan yang tidak merata, pemerintah yang korup, perekonomian yang carut marut, pertikaian antarsuku, dan sebagainya. Mereka yang memilih menjadi bagian dari social movement adalah orang-orang yang secara sadar mau mengorbankan pikiran, harta, waktu, bahkan nyawanya untuk kepentingan banyak orang. Mereka bergabung dalam sebuah organisasi yang terorganisir dengan melakukan aktifitas-aktifitas positif untuk perubahan sosial.

Target dari aktifitas social movement terfokus pada kelompok masyarakat pada umumnya. Menurut ahli sosiologi, Mac Iver, terkait dengan social change (perubahan sosial) ia berpendapat, “In all this change can we discover any movement of the whole, of society conceived as a unity, whether in terms of a nations, or large civilization.” (dalam semua perubahan ini kita dapat temukan setiap gerakan dari keseluruhan, masyarakat dipahami sebagai satu kesatuan, baik dalam hal suatu negara, atau peradaban yang besar).

Dewasa ini, aktifitas social movement kian populer di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Berbagai organisasi dan komunitas melakukan kampanye melalui berbagai media. Tujuannya agar publik sadar dengan pesan yang hendak mereka sampaikan. Namun taksedikit juga kampanye yang dilakukan oleh para penggiat social movement kurang mendapatkan perhatian dari publik. Barangkali ide atau pesan yang disampaikan tidak menarik atau mungkin tidak dilakukan secara terorganisir dan massif. Kendati demikian, banyak juga di antara mereka berhasil menyampaikan gagasan dengan baik dan mendapatkan respon positif dari publik.

Lantas bagaimana aktifitas social movement dapat memiliki impak yang memuaskan? Para social enterprise harus memunculkan ide yang berbeda, berkolaborasi dengan berbagai komunitas yang memiliki misi yang sama, serta merancang program-program yang memang dibutuhkan oleh publik (target audience).

“..things are never as complicated as they seem. It is only our arrogance that prompts us to find unnecessarily complicated answers to simple problems.” Muhammad Yunus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s