The Rise of Media Industries and Mass Society Theory


Response Paper 1
Chapter 3: The Rise of Media Industries and Mass Society Theory

Paper yang saya bahas kali ini adalah paper karya Stanley J. Baran dalam buku yang berjudul “Mass Communication Theory” edisi 6 yang diterbitkan pada tahun 2010 oleh Wadsworth Cengage Learning.

Paper ini memaparkan bahwa media memberikan dampak yang sangat buruk bagi masyarakat. Media diibaratkan layaknya penyihir yang membisikan mantra-mantra jahat yang dapat merusak nilai-nilai kehidupan masyarakat. Media seperti televisi, dinilai acap kali menayangkan perilaku public figure yang tidak pantas untuk ditonton, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Hasil studi menunjukkan bahwa kenakalan remaja seperti pergaulan bebas, penyimpangan seksual, dan kekerasan, diakibatkan oleh pengaruh media yang sudah menggurita.

American Psychological Association (APA) mengeluarkan laporan nasional yang menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan komersialisasi dan pembentukan watak materialism disebabkan oleh iklan-iklan yang begitu intens tampil di berbagai media. Selain itu, media seperti televisi ternyata dapat menghambat perkembangan bahasa anak-anak. Hal ini disebabkan karena anak-anak terbiasa menyaksikan dialog, gambar, dan suara yang bersifat satu arah sehingga mereka kurang terasah dalam hal kemampuan motorik dan afektif. Lebih parah lagi, televisi juga dapat menyebabkan penyakit jantung dan kanker yang berujung pada kematian.

Lebih lanjut, media menyebabkan tergerusnya nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Para jurnalis yang bekerja di media menyajikan berita-berita yang kontroversi dan dramatis yang membuat masyarakat gelisah. Hal tersebut dilakukan hanya semata-mata untuk kepentingan pemilik media.

Mass society theory menyebutkan bahwa media berdampak negatif dalam membentuk persepsi publik tentang dunia sosial. Media harus dikontrol karena sering memanipulasi fakta untuk menggiring opini publik.

Teori ini juga mengkritik yellow journalism yang telah menyalahgunakan kebebasan dan etika jurnalistik. Mereka dinilai sering mendramatisasi peristiwa dan sebagai besar berita yang mereka tulis dan sebarkan adalah fiktif.
Kini, media massa mengalami transformasi menjadi teknologi media. Proses ini disebut perpindahan fungsional, seperti koran menjadi portal online. Hal ini lantaran media harus terus bertahan hidup dengan cara beralih ke media baru yang mau tidak mau dituntut untuk menyediakan konten menarik bagi audience.

Menurut pandangan saya, paper ini mengkritisi fungsi media yang sudah bergeser sangat jauh dari fungsi yang sebagaimana mestinya. Media harusnya menjadi saluran bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya. Namun kenyataannya, media justru menjadi momok yang membuat ketidaknyamanan dalam masyarakat. Saya sependapat dengan paper ini karena saya menilai saat ini begitulah yang terjadi pada media. Pandangan paper ini bisa dikatakan sebagai pandangan yang skeptis terhadap media. Bahkan bisa jadi sangat menyudutkan media.

Di Indonesia, hampir semua media dikuasai oleh pemiliknya. Orang-orang yang bekerja di sana sebagai jurnalis dipaksa mengikuti skenario pemilik media. Apalagi jika media tersebut dimiliki oleh para petinggi partai politik yang tentunya ia dengan sangat mudah mengontrol opini atau pun wacana yang berkembang di masyarakat.
Namun, saya juga tidak sepenuhnya membenarkan gagasan yang ada pada chapter 3 ini. Menurut saya, kita tidak dapat mengeneralisasi semua media. Saya pikir masih ada media yang menjalankan fungsinya dengan baik dan tepat. Namun memang jumlahnya masih sangat sedikit.

Kesimpulan dari chapter ini adalah, media memiliki kekuatan yang dapat menumbangkan norma-norma penting dan nilai-nilai yang merusak tatanan sosial. Namun tidak semua media seperti itu. Kita sebagai konsumen media sudah seyogyanya membekali diri kita dengan pemahaman yang benar, pengetahuan yang luas, dan daya kritis yang baik sehingga informasi yang kita terima melalui media dapat kita filtrasi.

One thought on “The Rise of Media Industries and Mass Society Theory

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s