Lepaskanlah, Ikhlaskanlah, dan Tersenyumlah


Lepaskanlah, Ikhlaskanlah, dan Tersenyumlah

Pernah ada rasa kecewa pada manusia? Mungkin sering atau bahkan sangat sering. Barangkali hal tersebut wajar sebab kita berinteraksi dengan ragam karakter manusia.

Namun belakangan saya belajar banyak hal. Bahwa sejatinya manusia, mereka banyak khilaf dan salah. Sudah sepatutnya kita memahami itu semua. Bukankah kita juga sering mengecewakan orang lain? Anggap saja jika kita dikecewakan untuk balasan karena kita sering mengecewakan.

Maka lepaskanlah rasa sakit dan kecewa yang pernah terjadi atau mungkin hingga sekarang masih bersemayam di hati-hati kita.

Ikhlaskanlah sebab kita ada dan berbuat kebajikan hanya untuk Tuhan. Penilaian manusia hanya akan melunturkan keikhlasan kita.

Terakhir tersenyumlah. Lantas berkata, “Baik tidak apa-apa. Mari kita kembali memberi arti pada setiap kebajikan yang kita lakukan.”

Suatu pagi di Jakarta,
25 April 2013.

2 thoughts on “Lepaskanlah, Ikhlaskanlah, dan Tersenyumlah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s