Syair Hujan


Rain

Rerintikan.
Ditenggarai musim yang seakan menjelma menjadi dimensi keagungan.
Menampilkan atraksi musik semesta.
Berlari,
Tertiup bersama kepalsuan mimpi.

Di atas sana,
ada prajurit berkuda memanah kehidupan.

Dan syair pun ditutup dengan hilangnya debu keabadian.

Jakarta, 8 Januari 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s