Sebuah Epilog Masa Depan


Bukan karena perpisahan yang membuat hatiku sesak. Bukan juga karena waktu yang memaksa kita untuk beranjak. Bukan karena itu, kawan! Hanya saja, dadaku bergemuruh taktentu. Ketika kutahu, bahwa skenario cinta ini harus kita sudahi. Terima kasih untuk satu tahun yang penuh cinta, kehangatan, dan kebersamaan. Aku mencintai kalian karena Allah.

-Mahfud Achyar-

Sekre BPM Kema Unpad, 30 November 2011šŸ˜€

2 thoughts on “Sebuah Epilog Masa Depan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s