Ternyata, Aku Semakin Cinta


Perlahan namun pasti, waktu memaksa kita beranjak pergi. Meninggalkan segala cerita cinta yang sudah susah payah kita jalin dengan cukup teliti. Detik pun kian menyesakkan. Sesekali ingin menghentikan rajutan kisah ini. Berharap tidak pernah mengenal mereka. Karena cukup menyakitkan ketika dipaksa meninggalkan.

Kadang bertanya pada senja, hingga kapan kau timbul tenggelam. Menciptakan pias tanpa kepastian. Akankah masih sama seperti masa ini. Bicara tentang mimpi yang takpernah usai atau tentang kepupusan yang telah beku karena semangat. Aku ingin menatapmu lekat. Menyatakan betapa besarnya cinta ini pada kalian. Aku ingin bersama kalian, mendengar segala rasa gelisah yang menyesakkan dada. Tapi rasanya malam menggulung kehangatan kita. Dan pada masanya, kita semua pun hilang seperti bulan purnama malam ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s