Kontemplasi Malam telah larut. Banyak orang yang telah berjelajah dalam dimensi yang berbeda denganku. Sedangkan saat ini, mata ini sulit sekali diajak kompromi. Ada banyak potongan episode kehidupan yang melintas di benakku. Dan itu mengusik rasa nyamanku. Entahlah, beberapa kejadian masa lalu tiba-tiba muncul lagi. Masa kecilku, tempat yang pernah aku datangi, tempat bermain, orang-orang … Continue reading »
Posted on January 9, 2012 …
Syair Hujan
Rerintikan. Ditenggarai musim yang seakan menjelma menjadi dimensi keagungan. Menampilkan atraksi musik semesta. Berlari, Tertiup bersama kepalsuan mimpi. Di atas sana, ada prajurit berkuda memanah kehidupan. Dan syair pun ditutup dengan hilangnya debu keabadian. Jakarta, 8 Januari 2011